Piala Eropa 2020, Mancini Berencana Bawa Pencetak Gol Tertua Italia

Pada tahun 2020 nanti, Fabio Quagliarella bakal berumur 38 tahun. Namun usia kelihatannya tidak akan merintangi pelatih Italia, Roberto Mancini, guna memasukkan nama penyerang gaek Sampdoria tersebut ke dalam skuatnya di Piala Eropa 2020 mendatang.

Quagliarella menyebutkan namanya dalam kitab sejarah situs bandar bola terpercaya sebagai pencetak gol tertua Timnas Italia. Torehan itu ia dapatkan sesudah sukses menjebol gawang Liechtenstein dua kali dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020, Rabu (27/3) pagi-pagi sekali tadi.

Catatan brace itu seolah menjadi bukti bahwa performa eks striker Juventus dan Napoli tersebut selama membela Sampdoria bukan isapan ibu jari belaka. Saat ini, ia sedang memimpin pendapatan pencetak gol terbanyak Serie A dan mengalahkan Cristiano Ronaldo.

Mancini Berencana Sertakan Quagliarella

Biasanya, performa seorang pemain sepak bola akan merasakan penurunan seiring umurnya yang sekain menua. Walaupun tidak sedikit pemain Italia dikenal sebagai late bloomer, laksana Antonio Di Natale, tetapi penuaan tetap saja bakal menjadi momok untuk mereka.

Pada ajang Piala Eropa 2020 mendatang, Quagliarella bakal berumur 38 tahun. Pada angka tersebut, seorang pemain bola akan merasakan penurunan kondisi jasmani dan bakalan kendala bermain 90 menit penuh. Namun Mancini masih tertarik menyertakan namanya.

“Sulit untuk berbicara sekarang, namun semuanya berlangsung dengan baik dan dia sedang dalam situasi yang apik. Saya pikir dia dapat terus laksana ini,” tutur Mancini soal wacana membawa Quagliarella ke Piala Eropa 2020, dilansir dari Football Italia.

Perpaduan Tua dan Muda

Kehadiran Quagliarella sendiri terbilang meleset dari visinya yang hendak memenuhi skuat Gli Azzurri dengan sosok yang lebih muda. Namun, pemandangan Quagliarella yang menyerahkan assist untuk striker belia Juventus, Moise Kean, dianggapnya sebagai urusan positif.

“Untuk sepak bola Italia, saya pikir menyenangkan dapat melihat seseorang laksana Quagliarella bermain dengan pemain berumur 19 tahun,” tambahnya.

“Quagliarella terdapat di sini sebab memang layak berada di sini, bukan karena dalil lainnya. Fabio ialah orang yang baik, dia punya kisah yang spektakuler di balik dirinya dan orang-orang mencintainya,” tandasnya.

Menarik untuk disaksikan bagaimana kiprah Quagliarella bareng Timnas Italia dalam susunan laga internasional. Namun tersebut baru dapat dilihat berpulang kepada bulan Juni mendatang. Saat ini, semua pemain tengah bersiap pulang ke klub setiap untuk melakoni laga dalam negeri akhir pekan nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *