5 Pemain Pinjaman The Reds Ke Club Lain Siap Come Back Meramaikan Skuat Utama Liverpool Musim Depan

Liverpool salah satu klub yang gemar meminjamkan pemainnya ke klub lain. The Reds tentu saja punya alasan yang kuat meminjamkan pemainnya ke klub lain. Pemain yang dipinjamkan diharapkan mendapat kesempatan bermain reguler di tempat lain. Saat ini, Liverpool sedang meminjamkan 14 pemain ke klub lain di area Eropa. Mereka kini tidak punya tempat di bawah Jurgen Klopp sehingga semestinya menjalani masa peminjaman.

Tetapi, nasib mereka bakal ditetapkan pada akhir musim. Sebagian dari mereka dapat pindah secara permanen dan beberapa lainnya akan dijual ke klub lain pada musim panas. Tetapi, ada beberapa pemain muda yang tampil mengesankan ketika dipinjamkan ke klub. Mereka dapat mempunyai masa depan di klub di bawah Jurgen Klopp.

5 pemain pinjaman yang dapat menembus tim utama musim depan

Berikut ini lima pemain pinjaman yang dapat menembus tim utama musim depan seperti dilansir  oleh situs agen judi bola terpercaya.

Ryan Kent

Ryan Kent memperlihatkan banyak janji ketika ia bermain untuk tim junior Liverpool dan pada Januari 2016, ia menjalankan debut kompetitif untuk klub melawan Exeter City dan ini konsisten satu-satunya penampilan Kent dengan seragam The Reds dalam perlombaan yang resmi.

Sebelumnya, Kent pernah dipinjamkan ke Coventry City, Barnsley, SC Freiburg dan Bristol City. Saat berada di Barnsley, ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik klub dan pada musim panas berikutnya, ia membuat terkesan Jurgen Klopp selama pramusim sehingga membuatnya menerima kontrak baru.

Musim lalu, Kent kesusahan menerima kesempatan bermain di Freiburg dan Bristol City sehingga memunculkan pertanyaan perihal kecakapannya bermain untuk Liverpool dalam waktu dekat. Musim ini, Kent dipinjamkan ke Rangers untuk bermain di bawah Steven Gerrard.

Pemain berusia 22 tahun itu telah menjadi salah satu pemain terbaik Rangers musim ini dan dalam 39 perlombaan di semua kompetisi, pemain sayap itu mencetak enam gol dan membuat sembilan assist. Ia yaitu pemain unggulan fans di klub Skotlandia dan baru-baru ini mencetak gol indah melawan klub rival Celtic. Ia juga dinobatkan sebagai pemain muda terbaik klub atas kontribusinya.

Permainan Kent meningkat secara drastis musim ini, melainkan ia masih perlu mencetak gol dan assist yang lebih banyak sekiranya mengharapkan dapat bermain untuk Liverpool dalam waktu dekat. Mengingat usia dan janji yang telah ditunjukkannya, Klopp pasti tertarik memberinya kesempatan.

Taiwo Awoniyi

Taiwo Awoniyi bergabung dengan Liverpool pada 2015 dan ia segera dipinjamkan ke FSV Frankfurt. Ia menghabiskan musim berikutnya dengan status pinjaman di klub Belanda dengan tidak seperti itu sukses. Sesudah hanya mencetak empat gol dalam dua musim pertamanya dengan status pinjaman, Awoniyi diyakini tidak akan dapat sukses.

Tetapi, musim lalu, Awoniyi tampil mengesankan untuk klub papan atas Belgia Royal Excel Mouscron dengan mencetak sepuluh gol dan membuat tujuh assist dalam 31 perlombaan. Performanya untuk Royal Excel Mouscron membuatnya menerima kontrak baru di Liverpool. Ia sempat menjalani masa peminjaman di raksasa Belgia KAA Gent pada musim 2018/19 melainkan ia kesusahan di klub dan hanya dapat mencetak tiga gol dalam 22 penampilan.

Striker berusia 21 tahun itu kembali ke Royal Excel Mouscron pada Januari 2019 dan telah tampil sungguh-sungguh baik untuk mereka. Cuma dalam sepuluh perlombaan, ia mencetak tujuh gol dan dua assist. Awoniyi masih belum menerima izin kerja di Inggris dan The Reds pasti mau bahwa ia dapat mendapatkannya dalam waktu dekat atau berisiko kehilangan bakat muda yang menarik.

Herbie Kane

Herbie Kane yaitu produk akademi Liverpool dan pada bulan Juli 2018, pun sebelum memulai debut profesionalnya, ia yaitu salah satu dari 100 pemain yang dinominasikan untuk penghargaan Golden Boy bersama rekan setimnya di Liverpool, Alexander-Arnold dan Ben Woodburn.

Gelandang berusia 20 tahun itu belum pernah bermain untuk tim senior Liverpool dan musim ini, ia menjalankan debut profesionalnya untuk klub League One Doncaster Rovers. Kane tampil mengesankan untuk Doncaster dan menolong mereka promosi ke Championship dengan tujuh gol dan sembilan assist dari lini tengah hanya dalam 42 perlombaan. Penampilan Kane yang mengesankan untuk Doncaster membuatnya mendapat tempat di League One Team of the Year di EFL Awards.

Kane pasti tidak mudah untuk menembus ke Premier League melainkan itu bukan mustahil. Pemain Liverpool ketika ini seperti Adam Lallana dan Alex Oxlade-Chamberlain pernah bermain di League One sebelum pindah ke Premier League dan menjadi pemain internasional Inggris. Meskipun Lallana semestinya melalui jalan yang berkelok untuk sampai ke kasta tertinggi di sepakbola Inggris, Chamberlain dan Dele Alli segera naik ke Premier League dari League One.

Harry Wilson

Pada Oktober 2013, Harry Wilson menjadi pemain termuda yang membela Wales ketika berusia 16 tahun dan 207 hari. Tetapi, ia baru menjalankan debutnya di Liverpool pada Januari 2017 dan itu yaitu satu-satunya penampilannya untuk The Reds sampai ketika ini.

Wilson yaitu pencetak gol yang produktif di tim U-23 Liverpool, melainkan tidak punya kesempatan di tim utama. Ia menghabiskan paruh kedua musim 2017/18 dengan status pinjaman di Hull City dan menolong klub menghindari degradasi dengan mencetak tujuh gol dan membuat empat assist hanya dalam 14 perlombaan.

Pemain internasional Wales itu diminati banyak klub musim panas lalu dan ia hasilnya bergabung dengan Derby County asuhan Frank Lampard dengan status pinjaman pada musim ini.

Wilson mencetak 14 gol dan empat assist dalam 40 perlombaan untuk Rams musim ini dan beberapa besar golnya berasal dari luar kotak. Golnya yang paling familiar musim ini yaitu dari tendangan bebas sensasional melawan klub rival Liverpool, Manchester United, di Old Trafford pada Piala Liga untuk menolong mengalahkan mereka.

Pemain berusia 22 tahun itu yaitu pencetak gol terbanyak Derby musim ini dan koleksi golnya di Championship hanya kalah dari 14 pemain. Ia masuk nominasi untuk penghargaan pemain muda terbaik Championship, melainkan kalah dari Max Aarons yang bermain di Norwich City. Daya Wilson untuk Derby musim ini tidak luput dari perhatian penggemar Livepool dan beberapa besar mau ia dapat menambah kedalaman lini serang Liverpool pada musim depan.

Marko Grujic

Marko Grujic yaitu pembelian pertama Jurgen Klopp sebagai manajer Liverpool. Pemain Serbia menjalani pramusim fantastis pada 2016/17 di mana ia mencetak tiga gol termasuk gol sundulan yang sensasional melawan Barcelona.

Tetapi, karena kompetisi yang ketat di klub, ia hanya membuat 14 penampilan untuk The Reds sebelum dipinjamkan ke Cardiff City di mana ia menolong klub promosi ke Premier League. Cardiff City mau meminjam Grujic pada musim ini, melainkan pemain berusia 23 tahun itu menolak tawaran itu karena memilih pindah ke Bundesliga untuk bermain bersama Hertha BSC.

Meskipun mengalami beberapa keadaan sulit cedera, Grujic tampil cukup baik untuk klub Bundesliga musim ini dan ini mendukung manajer klub, Pal Dardai, untuk menyebutnya sebagai gelandang terbaik di Hertha Berlin dalam 20 tahun. Pemain Serbia itu telah mencetak empat gol musim ini untuk klub Jerman, melainkan statistiknya yang paling menonjol yaitu ia memenangkan 3,8 duel udara per 90 menit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *